| Pematangsiantar, 3 Maret 2026 |  Suasana semarak menyelimuti lapamgan SMP Negeri 1 Pematangsiantar pagi ini. Ratusan siswa kelas 9 antusias menyimak presentasi dari tim SMK HKBP Pematangsiantar, dipimpin oleh Koordinator Pameran Praktek Lapangan bapak  Jadiaman Rajagukguk, ST, dan ketua TIM Promosi  bapak Pebruarianto Hutabarat, S.Kom. Kegiatan sosialisasi ini menjadi ajang perkenalan lima jurusan unggulan sekolah vokasi tersebut: Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Pemesinan (TP), serta Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Acara ini bertujuan membuka wawasan siswa SMP tentang pilihan pendidikan vokasi yang langsung siap kerja.

bapak Jadiaman Rajagukguk, ST membuka sosialisasi dengan sambutan penuh semangat. “Kami hadir di sini untuk mengajak adik-adik kelas 9 memilih masa depan cerah melalui pendidikan vokasi. SMK HKBP bukan sekadar sekolah, tapi pabrik pencetak tenaga ahli yang dibutuhkan industri,” ujarnya di depan 250 siswa dan guru SMPN 1 Pematangsiantar. beliau juga menekankan pentingnya growth mindset dalam memilih jurusan. “Di era Industri 4.0, lulusan SMK kami siap bersaing dengan sertifikasi BNSP dan magang industri. Tahun lalu, 85 persen siswanya langsung terserap kerja atau kuliah lanjutan,” tambahnya, merujuk data internal sekolah.

Sosialisasi berlangsung interaktif selama dua jam, dengan booth pameran alat praktik dan sesi tanya jawab. Jurusan TKJ menjadi sorotan utama bapak Pebruarianto Hutabarat, S.Kom  selaku Kaprodi dan guru senior TKJ, menjelaskan dengan apik tentang profil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan yang meliputi instalasi jaringan, cybersecurity, dan programming dasar dengan Python. Kami pakai data science untuk analisis keamanan jaringan,” jelasnya. Siswa terlihat excited saat demo merakit router dan simulasi pembuatan jaringan sederhana (koneksi Internet).

Josia Siahaan dan Hervainer Zega siswa kelas XI jurusan TKJ langsung menunjukkan keahliannya didepan ratusan adik-adik kelas X dengan memperagakan langkah Bongkar Pasang Komputer dan konfigurasi Jaringan hingga terhubung ke Internet.

Gabriel Sihombing siswa kelas XI TKR menjelaskan tentang sistim kerja Mobil Toyota Avanza

Tidak kalah menarik, Teknik Kendaraan Ringan (TKR) menampilkan mobil Avanza untuk praktik Pemeliharaan berkala Engine  “Kami latih siswa diagnosa listrik otomotif dan hybrid car. Kerja sama dengan Toyota Astra dan Mitshubishi Motor sudah produksi 50 lulusan tahun ini,” ungkap pak Jadiaman Rajagukguk selaku guru senior di Jurusan TKR . Di tengah melonjaknya kendaraan listrik, TKR diproyeksikan jadi primadona dengan permintaan tenaga ahli mencapai 20 ribu per tahun di Sumut, menurut data Kemenperin. ditambahkannya lagi.

Selanjutnya, Teknik Sepeda Motor (TSM) memamerkan motor modifikasi. kali ini Bapak Jubilantono Silitonga, ST selaku Kaprodi dan Guru senior di prodi TSM ikut  turun tangan dengan menampilkan siswa demo servis mesin. “Indonesia impor jutaan motor tiap tahun. Lulusan TSM kami langsung kerja di bengkel resmi Honda atau Yamaha,” paparnya.  untuk jurusan TSM saat ini sudah kerjasama dengan perusaan PT. Yamaha Alfa Scofii Medan.  Setiap Tahunnya juga akan kedatangan guru tama dari Yamaha. tuturNya.

Jurusan Teknik Pemesinan (TP) hadir dengan mesin bubut CNC mini. “Dari gambar teknik hingga fabrikasi presisi, lulusan TP siap di industri manufaktur seperti pabrik gula atau perkebunan sawit di Pematangsiantar,” kata instruktur TP. Demo pembuatan baut membuat siswa kagum. Sementara Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) unjuk gigi dengan instalasi panel surya. pak Hutabarat ikut menjelaskan integrasi IoT ( Internet of Things). “Kami ajar instalasi listrik rumah, gedung, dan energi terbarukan dengan sertifikasi PLN. Sertifikasi PLN jadi tiket masuk PLTU atau proyek EBT,” tambahnya.

SMK HKBP Pematangsiantar bukan pendatang baru dalam sosialisasi. Tahun ajaran 2025/2026, sekolah ini sudah gelar 15 kali kunjungan ke SMP di Pematangsiantar, Simalungun, dan sekitarnya, dipimpin Rajagukguk dan Hutabarat. Hasilnya? Pendaftaran siswa baru naik 30 persen. “Kami pakai data science untuk target sekolah potensial, analisis minat siswa via Google Form,” ungkap pak Hutabarat, pakar data-driven promotion.

Sosialisasi ditutup dengan doorprize voucher hadiah untuk 50 orang siswa tercepat mendaftar  “Pilih SMK HKBP, pilih karir mandiri. Jangan tunggu kesempatan lewat,” pesan pak Jadiaman Rajagukguk. Acara ini bagian dari strategi promosi data-driven sekolah, yang targetkan 250 siswa baru untuk tahun ini. (ph).