
Pematangsiantar — Suasana pagi di halaman SMK HKBP Pematangsiantar terasa berbeda dari hari-hari biasa. Ratusan siswa baru berbaris rapi mengenakan seragam putih-putih, wajah mereka memancarkan campuran rasa gugup dan antusias. Hari itu menjadi penanda dimulainya babak baru: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi digelar, membuka pintu bagi generasi penerus untuk mengenal lebih dekat rumah kedua mereka selama menempuh pendidikan kejuruan.

Kegiatan yang berlangsung meriah namun tetap sarat makna edukatif ini bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik barisan siswa yang tertib dan yel-yel penuh semangat, tersimpan visi besar sekolah untuk membentuk karakter, membekali wawasan, dan menanamkan nilai-nilai luhur sejak hari pertama siswa menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.
Mengawali rangkaian acara, Kepala Sekolah SMK HKBP Pematangsiantar, bapak Rudi Saut Siregar, S.Pd., M.Si., tampil memberikan sambutan yang membakar semangat para siswa baru. Dengan nada penuh kehangatan namun tegas, ia mengingatkan bahwa MPLS bukan sekadar formalitas belaka, melainkan gerbang awal pembentukan mental dan kedisiplinan yang akan menjadi bekal siswa sepanjang perjalanan akademik mereka.

“Hari ini adalah hari pertama dari ribuan hari yang akan kalian lalui di sekolah ini. Jadikan MPLS sebagai momentum untuk mengenal diri sendiri, mengenal sekolah, dan mengenal cita-cita besar yang ingin kalian raih,” demikian kira-kira pesan inti yang disampaikan Kepala Sekolah, disambut tepuk tangan riuh dari para siswa dan jajaran guru yang hadir. Kehadiran sosok pemimpin sekolah di barisan terdepan acara ini menegaskan komitmen SMK HKBP Pematangsiantar dalam memberikan perhatian penuh terhadap proses adaptasi siswa baru, bukan hanya menyerahkan tanggung jawab kepada panitia semata.

Suksesnya kegiatan MPLS tahun ini tidak lepas dari kerja keras tim yang solid. bapak Marisi P. Manurung, S.Pd., yang dipercaya sebagai Ketua Panitia, tampil sebagai motor penggerak utama yang memastikan setiap detail acara berjalan sesuai rencana mulai dari penyusunan jadwal, koordinasi pemateri, hingga pengaturan teknis di lapangan. Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Roland Samosir, S.Pd., yang tidak hanya berperan dalam perencanaan struktural kegiatan, tetapi juga turun langsung menjadi salah satu pemateri. Sementara itu, Pembina OSIS, Robet Purba, S.Pd., turut mengawal jalannya kegiatan dari sisi kesiswaan, memastikan para siswa baru merasa terlibat dan nyaman sejak awal, sekaligus menjembatani interaksi antara siswa baru dengan kakak-kakak pengurus OSIS.

Salah satu daya tarik utama MPLS tahun ini adalah rangkaian materi yang disusun secara matang, menyentuh aspek-aspek krusial dalam kehidupan siswa masa kini. Tidak sekadar pengenalan lingkungan fisik sekolah, MPLS kali ini dirancang untuk membekali siswa dengan wawasan yang relevan dengan tantangan zaman. Materi pertama mengangkat tema Etika Bermedia Sosial, disampaikan oleh bapak Pebruarianto Hutabarat, S.Kom. Di era digital yang serba cepat ini, pemilihan tema tersebut terasa sangat tepat sasaran. Para siswa baru, yang notabene adalah generasi digital native, diajak untuk memahami batasan, tanggung jawab, dan dampak dari setiap jejak digital yang mereka tinggalkan di dunia maya. Materi ini menjadi pengingat penting bahwa kebebasan berekspresi di media sosial harus tetap diimbangi dengan kesadaran etika dan hukum.

Materi kedua berfokus pada pengenalan Kurikulum sekolah, dibawakan langsung oleh Roland Samosir, S.Pd. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada sistem pembelajaran, program keahlian, serta arah pengembangan kompetensi yang akan mereka tempuh selama menuntut ilmu di SMK HKBP Pematangsiantar. Pemaparan yang disampaikan secara komunikatif ini membantu siswa memahami peta jalan pendidikan mereka ke depan, sekaligus menumbuhkan motivasi untuk memilih dan mendalami bidang keahlian sesuai minat.
Tak kalah menarik, materi ketiga mengusung tema Budaya 5S — Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun — yang disampaikan oleh Togap P. Butar-butar, S.Pd. Materi ini menjadi fondasi karakter yang ingin ditanamkan sekolah kepada seluruh warga sekolah, khususnya siswa baru. Budaya 5S bukan sekadar slogan di dinding sekolah, melainkan nilai yang diharapkan hidup dalam interaksi sehari-hari, baik antar siswa, siswa dengan guru, maupun dengan tamu yang berkunjung ke sekolah.
Dengan kepemimpinan yang visioner dari Kepala Sekolah Rudi Saut Siregar, S.Pd., M.Si., didukung kekompakan tim yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, Ketua Panitia, Pembina OSIS, hingga para pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing, MPLS tahun ini diharapkan mampu menjadi pijakan awal yang kokoh bagi para siswa baru. 16/7/2026 (ph).



